Wednesday, March 30, 2011

Cara membedakan madu asli dan madu tiruan

Madu palsu atau tiruan adalah larutan yang menyerupai madu. Dibuat tanpa pertolongan lebah atau menggunakan gula sebagai nektar. Umumnya mempunyai warna sama dengan madu asli. Karena itu bagi orang awam sulit untuk membedakan antara madu asli dan madu tiruan. Pada perusahaan-perusahaan yang telah mendapat izin produksi akan mencantumkan keterangan produknya sehingga dapat diketahui apakah itu madu asli atau sintetis. Madu sintetis yang beredar di antaranya adalah madu melon, labu semangka, dan kurma.

Sejak lama madu palsu telah banyak diproduksi orang. Dengan cara mencampur glukosa dengan gula pasir, buah, flavour serta zat warna. Di laboratorium madu palsu akan mudah dikenali dengan analisis kimia. Kandungan HMF (5 hydroxyl-methyl furfural) dengan jumlah maksimum 3mg/100gram, aktivitas enzim diastase minimal 5 serta rasio kandungan kalium (K) dan natrium (Na) dalam madu asli sekitar 4,0 sedangkan madu palsu 0,005-0,1.
READ MORE..


Pengujian kadar keaslian madu memang tidak gampang, di samping biayanya juga mahal. Dibutuhkan alat-alat canggih untuk mendeteksi ada tidaknya campuran dengan gula lainnya di dalam madu. Sementara, khasiat madu yang sudah jelas manfaat bagi kesehatan, membuat para pedagang nakal melakukan campuran dengan gula tebu atau gula aren. Bagi orang kebanyakan, rasa manis yang dikeluarkan oleh madu asli dan campuran sulit dibedakan. Dengan melihat dan merasakannya, ahli madu akan dapat membedakan antara madu asli dan yang palsu. Salah satu pengujian yang paling praktis adalah dengan menggunakan pH meter. Madu palsu biasanya memiliki pH 2,4-3,3 atau di atas 5, sedangkan madu asli mempunyai pH 3,4-4,5. Untuk mengetahui lebih lanjut, dapat dilakukan uji kandungan madu di laboratorium. Salah satu laboratorium tempat pengujian madu terdapat di Bogor.


Madu di Indonesia sendiri terbagi menjadi dua, yaitu madu hasil lebah ternak dan madu hutan. Yang dimaksud madu ternak adalah madu tersebut diambil dari nektar bunga pohon-pohon tertentu seperti rambutan, kelengkeng, durian dan sebagainya. Ketika pohon-pohon tersebut sedang berbunga, maka digiringlah lebah-lebah yang sudah berada dalam kotak-kotak menuju perkebunan pohon tersebut. Ciri khas dari madu ternak adalah aroma madunya sesuai dengan nektar bunga dari pohon yang dihinggapi.
Sedangkan madu hutan, lebih variatif nektar bunganya karena dihisap dari berbagai pohon. Madu hutan ini dikenal lebih baik karena lebih banyak mengandung nutrisi yang terdiri dari mineral dan vitamin. Jenis tawon madu hutan pun lebih baik daripada tawon madu ternak. Madu terbaik jenis ini tidak akan beku walaupun diletakkan di freezer selama berbulan-bulan karena kadar airnya di bawah 20%.

Kendati demikian, baik madu hutan maupun madu ternak mempunyai kelemahan. Ketika dipanen pada musim hujan madu akan banyak mengandung air hujan, sedangkan sifat air hujan sendiri bersifat asam. Selain menyebabkan lebih cair, madu juga teroksidasi udara menjadi lebih asam dan akan terfermentasi. Akibatnya, timbul gas yang bisa menjebol tutup botolnya. Semut pun tidak mau menghampiri karena rasanya yang masam-masam manis. Bila madu jenis ini dimasukkan ke dalam freezer akan mudah beku, meski termasuk asli.


Sebenarnya, ada beberapa cara untuk mengetahui keaslian madu secara ilmiah. Misalnya dengan analisis karbon, analisis mikroskopis, analysis hydroxymethylfurfural, analisis polaritas cahaya dan terakhir tes keasaman. Dari lima cara tersebut, empat yang pertama harus menggunakan alat bantu yang cukup mahal harganya dan keahlian tertentu. Jadi, tidak semua orang bisa melakukannya. Sedangkan tes keasaman, merupakan tes yang terbilang relatif mudah dan tidak mahal. Tapi, masih tetap memerlukan pengetahuan tentang madu yang mendalam. Jika tidak, tetap akan sulit membedakan mana madu asli, madu campuran, dan madu buatan (artificial honey).

Di masyarakat berkembang kebiasaan uji keaslian madu yang ditunjukkan menyala ketika dibakar dengan korek api, telur bisa matang, tidak rembes ketika diteteskan pada kertas koran, dan sebagainya. Pengujian tersebut sebenarnya tidak seratus persen benar, masih butuh pembuktian melalui laboratorium.

Sebenarnya masih ada cara lain yang bisa menjadi tolok ukur dan dilakukan oleh semua orang, yakni dengan meneteskan madu di air di atas piring beling putih. Ketika piring digoyang ke kiri dan ke kanan, maka sebelum madu itu bercampur akan membentuk segi enam atau sarang lebah. Semakin lama bentuk segi enam itu bertahan, berarti semakin baik nutrisi yang terkandung dalam madu tersebut alias madu asli. Semakin cepat bentuk segi enam itu memudar, maka jelaslah itu madu campuran, karena nutrisinya sudah jauh berkurang.

Cara lain yang mungkin mudah dilakukan adalah sama seperti di atas, namun piringnya tidak digoyang-goyang. Cukup didiamkan saja. Madu asli yang memiliki kadar air rendah tidak akan membuat air di piring menjadi keruh. Sedangkan madu yang telah dicampur atau madu buatan perlahan-lahan akan membuat air menjadi keruh. Apakah semut bisa menjadi patokan untuk menentukan madu itu asli atau tidak? Pada dasarnya, sifat semut suka pada yang manis-manis, termasuk rasa manis yang ada pada madu. Namun, semakin kental madunya (kadar airnya sedikit) semakin sulit bagi semut untuk mendeteksi lokasi rasa manis madu tersebut karena molekul yang ada di dalam madu tetap utuh, tidak pecah. Sebaliknya, bila kadar airnya tinggi (di atas 20%), maka semut mudah menghampiri.

Wednesday, January 26, 2011

LIHAT Keindahan Hutan Amzon Yuk!!

READ MORE..
READ MORE..
READ MORE..
READ MORE..
READ MORE..
READ MORE..
READ MORE..

READ MORE..
READ MORE..
READ MORE..
READ MORE..

Monday, January 24, 2011

KHASIAT JAMBU BIJI

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Diabetes melitus, Maag, Diare (sakit perut), Masuk angin, Beser; Prolapsisani, Sariawan, Sakit Kulit, Luka baru;
Pemanfaatan :
1. Diabetes Mellitus
Bahan: 1 buah jambu biji setengah masak
Cara membuat: buah jambu biji dibelah menjadi empat bagian dan
direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk
diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari,
pagi dan sore
READ MORE..

2. Maag
Bahan: 8 lembar daun jambu biji yang masih segar.
Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 3 kali sehari, pagi, siang dan sore.
3. Sakit Perut (Diare dan Mencret)
Bahan: 5 lembar daun jambu biji, 1 potong akar, kulit dan batangnya
Cara membuat: direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih kemudian
disaring untuk diambil airnya
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari pagi dan sore.
4. Sakit Perut atau Diare pada bayi yang masih menyusui
Bahan: jambu biji yang masih muda dan garam secukupnya.
Cara menggunakan: dikunyah oleh ibu yang menyusui bayi tersebut,
airnya ditelan dan ampasnya dibuang.
5. Masuk Angin
Bahan: 10 lembar daun jambu biji yang masih muda, 1 butir cabai
merah, 3 mata buah asam, 1 potong gula kelapa, garam secukupnya
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus bersama dengan 1 liter
air sampai mendidih kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.
6. Beser (sering kencing) berlebihan
Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 3 sendok bubuk
beras yang digoreng tanpa minyak (sangan = Jawa).
Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 2,5
gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas kemudian disaring.
Cara menggunakan: diminum tiap 3 jam sekali 3 sendok makan.
7. Prolapsisani
Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: air ramuan tersebut dalam keadaan masih hangat
dipakai untuk mengompres selaput lendir poros usus (pusar) pada
bayi.
8. Sariawan
Bahan: 1 genggam daun jambu biji, 1 potong kulit batang jambu biji.
Cara membuat: direbus bersama dengan 2 gelas air sampai mendidih,
kemudian disaring untuk diambil airnya.
Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari.
9. Sakit Kulit
Bahan: 1 genggam daun jambu biji yang masih muda, 7 kuntum bunga
jambu biji.
Cara membuat: ditumbuk bersama-sama sampai halus
Cara menggunakan: untuk menggosok bagian kulit yang sakit.
10. Obat luka baru
Bahan: 3 pucuk daun jambu biji.
Cara membuat: dikunyah sampai lembut
Cara menggunakan: ditempelkan pada bagian tubuh yang luka agar
tidak mengelurkan darah terus menerus.

KANDUNGAN KIMIA : Buah, daun dan kulit batang pohon jambu biji mengandung tanin, sedang pada bunganya tidak banyak mengandung tanin. Daun jambu biji juga mengandung zat lain kecuali tanin, seperti minyak atsiri, asam ursolat, asam psidiolat, asam kratogolat, asam oleanolat, asam guajaverin dan vitamin. Kandungan buah jambu biji (100 gr) – Kalori 49 kal – Vitamin A 25 SI – Vitamin B1 0,02 mg – Vitamin C 87 mg – Kalsium 14 mg – Hidrat Arang 12,2 gram – Fosfor 28 mg – Besi 1,1 mg – Protein 0,9 mg – Lemak 0,3 gram – Air 86 gram
CARA BIKIN JUST JAMBU:

READ MORE..

Cara membuat:
1. Masukkan jambu biji dan 1/2 botol air es ke dalam blender lalu blender sampai halus
2. Saring dengan saringan kasar.
3. Tambahkan susu kental manis secukupnya dan sisa air es ke dalam blender, lalu blender sebentar
4. Hidangkan dengan menambahkan es batu sesuai selera

Note :
Kadar vitamin C jambu 3-6 kali lipat lebih tinggi dari jeruk, 10-30 kali lebih tinggi dari pisang, dan 10 kali lipatnya dari pepaya.

Wednesday, January 19, 2011

BUAH PAPRIKA.

Jika melihat warna buah Paprika yang begitu indah memikat, apa yang terlintas di benak Anda?

Paprika (Capsicum annuum L.) – yang buahnya juga sering disebut sebagai Bellpepper karena bentuknya yang menyerupai lonceng – berasal dari Amerika Selatan, meski kini telah tersebar luas dan dibudidayakan di hampir semua daerah tropika dan subtropika. Tumbuhan dari suku terong-terongan (Solanaceae) ini menghasilkan buah yang berasa manis dan sedikit pedas yang sering dipergunakan sebagai campuran salad atau pizza.
READ MORE..


Meski lebih sering kita jumpai Paprika berwarna hijau, kuning dan merah, namun di pasaran juga bisa ditemukan Parpika berwarna oranye dan ungu. Dilihat dari warnanya, semakin merah warnanya, semakin tinggi kandungan betakaroten dan likopennya. Kedua senyawa ini sangat terkenal sebagai zat anti oksidan yang membantu mengurangi resiko terkena penyakit kanker. Zat aktif capsaicin dalam paprika efektif mengatasi gangguan sistem pernapasan, bronkitis, dan sinisitis.


Anda punya hobi berkebun? Ya, tetapi halaman rumah saya sangat sempit.
Anda punya hobi berkebun? Saya baru memulai menyenanginya, tetapi saya tidak tahu banyak mengenai tata cara berkebun.

No problem! Sekarang ada solusinya. Berkebunlah secara hidroponik.

Hidroponik adalah sebuah metode berkebun di mana tanah tidak lagi digunakan sebagai media untuk menanam. Hidroponik dapat disebut juga dengan soilless culture.

Yang digunakan sebagai media tanam adalah antara lain: pasir, arang sekam, pecahan batu, styrofoam, atau bahkan sama sekali tanpa menggunakan media tanam. Karena tidak menggunakan tanah, maka berkebun dengan cara hidroponik tidak menyebabkan badan kita menjadi terlalu kotor (dirtless gardening).

Berkebun dengan metode hidroponik menjadi sangat mudah jika menggunakan kit hidroponik yang kami produksi. Anda tidak perlu menggunakan waktu telalu banyak, cukup 30 sampai 60 menit setiap harinya untuk melakukan pertanian hidroponik skala rumah tangga. Anda juga tidak perlu memiliki halaman yang luas. Satu setengah meter per segi sudah cukup.

TENTANG DURIAN MERAHH..

Durian merahh,,,,,, Durian yang unik dah mempunyai warna yg sangat menarik ini mencirikan akan rasa dari buh yang satu ini,,,Makan durian ini tidak memabukkan karena kandungan alkoholnya relatif rendah.

Durian Merah banyak terdapat di Kabupaten Kutai, hidup di hutan, ladang dan tepian sungai Mahakam.

Durian merah ini saya dapatkan di Agrowisata Batuah Kutai Kartanegara. Terdapat beberapa jenis durian merah, durian yang saya dapatkan adalah jenis durian lai rencong.

Tanaman ini menyukai jenis tanah endapan lumpur (alluvial) untuk tempat pertumbuhannya, dengan ketinggian 50 - 200 m dpl
READ MORE..


DIMANAKAH KITA BISA MENDAPATKAN BUAH INI????

BOYOLALI -
Sepintas dari kulitnya, durian ini tak berbeda dengan durian kebanyakan. Namun, begitu dibelah, daging buahnya berwarna kuning kemerahan seperti tembaga. Nuri Surantini (32), pemilik kios durian di Dukuh Slembi menuturkan, jika matang, warna daging buahnya betul-betul merah. ”Rasanya juga berbeda dengan durian lain. Lebih lembut dan manis,” terang Nuri kepada Wawasan, Kamis (13/3).
Semula dirinya juga tak yakin dengan buah durian berwarna merah. ”Setiap musim durian, selalu saja ada orang yang menanyakan durian merah. Tapi selalu saja habis dibeli langganan saya,” ujar Nuri yang aktif sebagai pengajar di MI Slembi.
Dijelaskan, di daerah Slembi hanya terdapat satu pohon durian merah yang berada di pekarangan salah seorang warga. Meski langka, Nuri tak menjualnya dengan harga khusus. Untuk durian merah ukuran kecil tetap dijualnya dengan harga rata-rata, sekitar Rp 10 ribu.
Untuk keturunan
Wilayah Slembi memang dikenal sebagai penghasil durian. Namun pohon durian merah hanya terdapat satu pohon saja di daerah tersebut. Sehingga warga sekitar pun menganggap, pohon durian tersebut cukup langka. Selain di Slembi, Nuri mengaku mendengar ada satu lagi pohon durian yang tumbuh di wilayah Boran. ”Memang ada satu pohon lagi di Boran, Kecamatan Mojosongo,” terang Triono (35) suami Nuri.
Triono menambahkan, dari cerita mulut ke mulut, durian berwarna merah dipercaya oleh warga sekitar bisa melancarkan keturunan bagi yang sulit mempunyai keturunan. Karena kelangkaan buah tersebut ditambah mitos seputar buah itu, buah durian merah makin banyak dicari penggemar durian di Boyolali.
”Memang banyak yang bilang katanya bisa untuk obat dan memperlancar keturunan,” ungkap Triono. Dirinya mengisahkan, pada suatu ketika ada warga yang ingin hamil dan akhirnya memakan buah durian merah. Akhirnya pasangan tersebut memiliki anak.
Keunikannya tak hanya pada daging buahnya. Nuri mengaku, mulai dari bunga, semuanya berwarna coklat agak kemerah-merahan. ”Kembangnya juga agak unik,” terang Nuri yang sudah berjualan durian sejak tahun 1997 ini.
Ditambahkan, dirinya kali pertama menemui durian merah setahun setelah dirinya berjualan. Kala itu di tahun 1998, terang Nuri, dia juga kaget begitu melihat keunikan buah durian tersebut. Selain mendapati durian berdaging merah, Nuri mengaku juga pernah menjual durian gula jawa atau durian coklat.

SUMBER: http://nadinaku.blogspot.com/

Tuesday, January 11, 2011

Khasiat Buah Pepino

Pepino (Solanum muricatum Aiton), adalah buah yang masih satu famili dengan keluarga terong. Di Indonesia buah ini pertama kali di datangkan pada masa penjajahan Belanda.
Buah ini berasal dari pegunungan Andes di wilayah Peru dan chili (Amerika Selatan). Pepino memiliki kandungan zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Buah berbentuk bulat telur, dengan warna hiaju kekuningan ini beratnya dapat mencapai ¼ Kg, rasanya hampir mirip dengan melon, meski rasa manis dan asamnya masih kalah jauh dengan melon.

Buah yang rasanya agak aneh ini (tidak manis, juga tidak asam) dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang tergolong penyakit kelas tinggi, hoho, antara lain, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, sariawan dan bahkan stroke.


READ MORE..




Menurut Budi Sutomo, salah seorang peneliti dan tim dapur uji kuliner buah-buahan di kalibata Jakarta selatan , Pepino adalah pendatang baru yang kaya akan manfaat. Buah yang biasanya dijumpai di pasar swalayan ini banyak diminati karena kaya akan vitamin C, mineral, gula sederhana, zat besi dan potassium (lengkap juga ya kandungannya). Dengan kandungan tersebut buah ini data meningkatkan stamina tubuh , mencegah sariawan dan menurunkan tekanan darah. “Nutrisi buah ini cukup baik karena kaya akan vitamin, mineral serta serat sehingga baik untuk menjaga kesehatan dan stamina tubuh ujarnya (Gontor Magz).
Lebih lengkap, berdasarkan hasil analisa laboratorium uji teknologi pangan dan hasil pertanian UGM, buah ini memeiiki kandungan asam, beta karoten, vitamin C, Protein dan serat pati yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Dari hasil penelitian ini pepino terbukti rendah lemak karena 95% kandungannya adalah air. Setiap 100 gram buah pepino mengandung vitamin C 25,1 mg, Protein, 0,6 gram, beta karoten 26,6 mg dan asam 79,3 mg.

Pepino (Solanum muricatum Aiton), adalah buah yang masih satu famili dengan keluarga terong. Di Indonesia buah ini pertama kali di datangkan pada masa penjajahan Belanda.Buah ini berasal dari pegunungan Andes di wilayah Peru dan chili (Amerika Selatan). Pepino memiliki kandungan zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Buah berbentuk bulat telur, dengan warna hiaju kekuningan ini beratnya dapat mencapai ¼ Kg, rasanya hampir mirip dengan melon, meski rasa manis dan asamnya masih kalah jauh dengan melon.
Buah yang rasanya agak aneh ini (tidak manis, juga tidak asam) dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit yang tergolong penyakit kelas tinggi, hoho, antara lain, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, sariawan dan bahkan stroke.
Menurut Budi Sutomo, salah seorang peneliti dan tim dapur uji kuliner buah-buahan di kalibata Jakarta selatan , Pepino adalah pendatang baru yang kaya akan manfaat. Buah yang biasanya dijumpai di pasar swalayan ini banyak diminati karena kaya akan vitamin C, mineral, gula sederhana, zat besi dan potassium (lengkap juga ya kandungannya). Dengan kandungan tersebut buah ini data meningkatkan stamina tubuh , mencegah sariawan dan menurunkan tekanan darah. “Nutrisi buah ini cukup baik karena kaya akan vitamin, mineral serta serat sehingga baik untuk menjaga kesehatan dan stamina tubuh ujarnya (Gontor Magz).
Lebih lengkap, berdasarkan hasil analisa laboratorium uji teknologi pangan dan hasil pertanian UGM, buah ini memeiiki kandungan asam, beta karoten, vitamin C, Protein dan serat pati yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Dari hasil penelitian ini pepino terbukti rendah lemak karena 95% kandungannya adalah air. Setiap 100 gram buah pepino mengandung vitamin C 25,1 mg, Protein, 0,6 gram, beta karoten 26,6 mg dan asam 79,3 mg.