KARANGASEM TOUR

KARANGASEM
Belakangan nama Karangasem di sektor pariwisata mulai diperhitungkan seiring dengan sejumlah gebrakan yang ditempuh oleh pemerintah daerah setempat seperti rencana pembangunan pelabuhan kapal pesiar di kabupaten yang terletak di ujung timur Bali ini.
Namun demikian sejatinya kabupaten ini memeliki sejumlah objek wisata yang sangat menarik bahkan tak kalah dengan objek wisata di kabupaten lain di Bali.
Berikut ini sejumlah objek wisata yang dimiliki oleh Karangasem :


1. LOKASI WISATA: TAMAN UJUNG

Taman Ujung didirikan tahun 1919 oleh Raja Karangasem terakhir, terletak di Desa Tumbu, yang waktu itu digunakan sebagai tempat perisitirahatan Raja Karangasem. Karena keindahannya Taman Ujung di sebut sebagai "Istana Air". Konstruksi arsitektur Taman Ujung memiliki kemiripan dengan Taman Air Tirtagangga dan Puri Agung Karangasem.
MORE..!!!
Sejarah:
Istana Air Ujung, yang oleh masyarakat setempat disebut Taman Soekasada
Ujung dibangun pada tahun 1919. Namun, peresmian kompleks istana air ini
dialkukan pada tahun 1912.

Istana air yang dikonstruksi oleh raja terakhir Karangasem, I Gusti Bagus
Jelantik, yang memerintah di Karangasem antara 1909 dan 1945.

Taman Ujung dibangun untuk menyambut dan melayani tamu-tamu penting dan
raja-raja dari negara retangga, disamping sebagi tempat untuk raja dan
keluarga kerajaan.

Lokasi:
Taman Sukasada Ujung terletak di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem-sekitar
85 km dari Bandar Udara Ngurah Rai atau 5 km dari Amlapura.

Fasilitas:
Aktifitas pariwisata di daerah ini antara lain: warung makan, restoran
kecil, dan areal parkir yang luas. Para wisatawan yang tertarik dengan
produk kerajinan lokal dapat menemukannya di beberapa toko seini yang ada
di sini.

Deskripsi:
Taman Soekasada Ujung telah diumumkan sebagai objek wisata budaya mengingat dianggap sebagai satu dari warisan budaya yang ada di Kabupaten Karangasem.

Kompleks Taman Soekasada Ujung merupakan kombinasi dari arsitektur Bali dan Eropa. Terdapat tiga kolam besar dan luas di daerah ini. Di tengah kolam utama, terdapat bangunan yang menghubungkan sisi-sisi kolam dengan
dua jembatan.

Pada kompleks tertinggi, kita akan menemukan patung "warak" (badak). Di bawah wark adalah patung banteng. Dari tempat tinggi ini kita bisa melihat pemandangan laut yang mengagumkan dengan hutan yang menghijau, keindahan Gunung Agung yang dikombinasikan dnegan persawahan yang hijau.

Kemegahan Taman Ujung telah dirusak akibat meletusnya Gunung Agung pada
tahun 1963 dan diperburuk dengan gempa bumi pada tahun 1979. Namun,
penyelematan telah dilakukan untuk membawa kembali kejayaan kompleks
istana air ini dengan merekonstruksi dan merevitalisasinya. Meskipun
tidak seutuh dulu, namun kemegahannya terlihat sampai sekarang.


2. LOKASI WISATA: CANDI DASA


Candidasa adalah menjadi daerah tujuan utama dari para wisatawan yang datang ke Karangasem, terletak di wilayah Bugbug, Kecamatan Karangasem. Candidasa terkenal sebagai replika pantai Kuta karena sama - sama memiliki pasir putih. Sangat cocok untuk olah raga air seperti berenang, menyelam dan snorkeling.
MORE..!!!
Sejarah: Dahulu, Candidasa dikenal sebagai Teluk Kehen. Namun, sejak daerah ini dibuka menjadi objek wisata, nama Candidasa pun mulai digunakan. Tidak ada catatan/laporan pasti tentang latar belakang nama Candidasa. Namun, dianggap pemilihan nama ini berhubungan dengan cerita "lingga" di bagian dalam candi yang terletak pada perbukitan Candidasa. Naskah kuno menyebutkan bahwa Pura Candidasa dibangun pada abad ke-12. Ada "lingga" yang terdapat di dalam candi yang dipercaya sebagai symbol Dewa Siwa. Di tempat suci ini konon bisa mendapatkan penghargaan tertinggi atau "sorga" dengan uttering sepuluh huruf yang disebut "Dasa Aksara" (Dasa artinya sepuluh). Cerita lain mengatakan bahwa nama Candidasa diinspirasi oleh sebuah patung dekat lingga. Patung itu adalah patung Dewi Hariti yang dikelilingi oleh 10 anak. Dipercaya bahwa Dewi Hariti memberikan berkah berupa kemakmuran dan kesejahteraan kepada mereka yang bersembahyang disana.

Lokasi: Candidasa terletak di desa Samuh-Bugbug, Kecamatan Karangasem. Sekitar 65 km dari Denpasar dan 12 km dari Amlapura.

Fasilitas:Fasilitas yang tersedia disini antara lain: restoran, hotel-hotel kecil, hotel berbintang, dan fasilitas lain yang diperlukan untuk mendukung industri pariwisata.

Deskripsi:Candidasa dikenal karena pasir putihnya. Industri pariwisata bermunculan dengan latar belakang Samudra Hindia. Dari tempat ini kita bisa melihat Pulau Lombok dan Nusa Penida dan cahaya "jukung" yakni perahu tradisional yang bersinar akan selalu membawa Anda untuk datang lagi.


3. LOKASI WISATA: TULAMBEN




Tulamben sangat terkenal di Bali sebagai tempat untuk melakukan aktivitas diving dan snoerkeling. Disini kita dapat jumpai Kapal US Liberty yang tenggelam waktu perang dunia II. Karang lautnya banyak terdapat populasi berbagai jenis ikan tropis yang sangat indah. Karena keindahan launtnya Tulamben dujuluki sebagai sorganya bagi pencinta diving dan snorkeling. Tulamben terletak di Kecamatan Kubu 21 Km Utara Karangasem.

MORE..!!!
Sejarah: Tulamben adalah suatu desa yang namanya diambil dari kata "Batulambih". Batulambih berarti banyak batu yang diakibatkan oleh meletusnya Gunung Agung. Seiring dengan waktu, kata ini berubah menjadi Batulamben dan akhirnya diucapkan sebagai Tulamben.

Lokasi: Objek wisata ini terletak di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu-sekitar 102 km dari Denpasar dan 25km dari Amlapura.

Fasilitas:Terdapat beberapa fasilitas pendukung pariwisata; misalnya, hotel, restoran, dan warung. Bagi wisatawan yang ingin melihat kehidupan bawah air, operator-operator selam tersedia.

Deskripsi:Desa Tulamben tulamben berkembang menjadi objek wisata karena posisinya yang strategis dank arena keindahan alam sekitarnya. Dari sini kita bisa menyaksikan pemandangan yang mengagumkan dari Gunung Agung dari sisi barat. Disamping itu, Tulamben juga menawarkan panorama kehidupan laut yang menakjubkan. Di dalam pertualangan bawah air, kita akan menemukan bangkai kapal US Liberty dari Perang Dunia II. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Apabila Anda menyelam, ada tidak saja akan merasa kembali ke zaman lampau, Anda akan melihat ikan-ikan tropis dan kehidupan bawah air lainnya.


4. LOKASI WISATA: BESAKIH




Besakih terletak di Kecamatan Rendang. Besakih menawarkan panorama dengan backdrop Gunung Agung yang memiliki ketinggian 3142 meter. Pada bagian lereng Gunung Agung terletak sebuag Pura dengan nama Pura Besakih yang di nela sebagai Pura terbesar di Bali sebagi temput suci bagi umat Hindu.


MORE..!!!
Pura Besakih adalah sebuah komplek pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem, Bali, Indonesia. Komplek Pura Besakih terdiri dari 1 Pura Pusat (Pura Penataran Agung Besakih) dan 18 Pura Pendamping (1 Pura Basukian dan 17 Pura Lainnya). Di Pura Basukian, di areal inilah pertama kalinya tempat diterimanya wahyu Tuhan oleh Hyang Rsi Markendya, cikal bakal Agama Hindu Dharma sekarang di Bali, sebagai pusatnya. Pura Besakih merupakan pusat kegiatan dari seluruh Pura yang ada di Bali. Di antara semua pura-pura yang termasuk dalam kompleks Pura Besakih, Pura Penataran Agung adalah pura yang terbesar, terbanyak bangunan-bangunan pelinggihnya, terbanyak jenis upakaranya dan merupakan pusat dan semua pura yang ada di komplek Pura Besakih. Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca atau candi utama simbol stana dari sifat Tuhan Tri Murti, yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur/Reinkarnasi.

Lokasi: Pura Besakih terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, sebelah Barat Daya Gunung Agung-sekitar 44 km dari Amlapura dan 62 km dari Denpasar.

Fasilitas:Beberapa fasilitas penunjang pariwisata yang tersedia di daerah ini antara lain: warung makan, penjual buah-buahan, dan toko barang-barang seni. Tempat parkir juga tersedia dan pemandu wisata local yang selalu siap memberikan layanan terbaiknya.

Deskripsi:Pura Besakih merupakan salah satu objek wisata yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tempat wisata lainnya. Pura Besakih menjadi terkenal karena kompleks candi yang didirikan disana, sehingga dikenal sebagai Pura Utama di Bali. Besakih yang menawarkan atmosfir religius dibangun berdasarkan pada empat arah.


5. LOKASI WISATA: BUKIT JAMBUL





Bukit Jambul terletak di Desa Pesaban Kecamatan Rendang, 8 Km sebelah Utara Klungkung (Semarapura). Bukit jambul terkenal sebagi tempat perbehentian bagi wisatawan karena keindahan alam yang sangat alami di antaranya berupa sawah terasering.

MORE..!!!
Sejarah: Nama Bukit Jambul pertama kali diberikan pada saat invasi Belanda ke Indonesia oleh seorang wisatawan yang melihat sebuah bukit tinggi berdiri di sebelah selatan jalan utama yang menghubungkan Kabupaten Klungkung dan Besakih. Di puncak bukit terdapat sebuah pura yang disebut Pura Pucak Sari yang dikelilingi oleh pepohonan besar. Sementara, di bawah kompleks pura terdapat panorama persawahan yang memukai. Ini membuat pepohonan terlihat seperti jambul.

Lokasi:Bukit Jambul terletak di desa tradisional Pesaban, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. Bukit Jambul terletak 8 km dari Kabupaten Klungkung, 51 km dari Denpasar atau 15 km dari Pura Besakih.

Fasilitas: Di objek wisata ini banyak terdapat warung dan restoran. Tempat parkir yang luas juga tersedia.

Deskripsi:
Bukit Jambul dikenal sebagai tujuan wisata yang mengagumkan karena kombinasi harmonis antara perbukitan, persawahan, lembah, dan panorama laut yang indah. Dari ketinggian bukit kita bisa menyaksikan keindahan alam di bawahnya.


6. LOKASI WISATA: TELAGA WAJA





Telaga Waja adalah sebuah sungai yang ada di Desa Rendang yang sangat cocok untuk aktivitas rafting. Telaga Waja memiliki air yang sangat bersih dan beberapa karang dan batu besar sepanjang aliran sungai.
MORE..!!!
Lokasi: Telaga Waja adalah sungai yang terletak di Desa Rendang, Kecamatan Rendang. Sungai ini sangat bagus untuk kegiatan arung jeram. Airnya jernih dan banyak lekuk dengan bebatuan besar sepanjang aliran sungai. Kegiatan arung jeram ini akan menguji nyali Anda untuk menaklukan tantangan alam ini.

Fasilitas: Beberapa fasilitas penunjang pariwisata tersedia di tempat ini, seperti hotel-hotel kecil dan restoran.

Deskripsi:Telaga Waja adalah sungai yang terletak di Desa Rendang, Kecamatan Rendang. Sungai ini sangat bagus untuk kegiatan arung jeram. Airnya jernih dan banyak lekuk dengan bebatuan besar sepanjang aliran sungai. Kegiatan arung jeram ini akan menguji nyali Anda untuk menaklukan tantangan alam ini. Pemandangan sepanjang sisi sungai sangat mengagumkan dengan udaranya yang sejuk. Bagi mereka yang ingin mencoba tantangan arung jeram Telaga Waja akan menghadapi tingkat II dan tingkat III, juga bersebelahan dengan tingkat IV. Di tengah perjalanan, Anda akan menyaksikan air terjun yang mengagumkan. Telaga Waja merupakan sungai yang memiliki aliran air yang tetap kontras dengan sungai Ayung yang dalam dan “tajam”. Ekspedisi Telaga Waja dimulai dari lembah terbuka Desa Rendang. Anda dapat menyaksikan keindahan pemandangan di dibawah aliran air terjun jernih yang menakjubkan. Di kejauhan, anak-anak desa bermain di sungai dan para petani bekerja di sawah. Titik awal arung jeram adalah Desa Rendang, sementara titik akhirnya di Desa Muncan. Pada titik akhir Anda bisa mandi untuk membersihkan badan. Selanjutnya Anda dapat menikmati sarapan pagi sambil menyaksikan pemandangan Bali yang mengagumkan dari restoran.


7. LOKASI WISATA: ISEH





Iseh adalah objek wisata alam yang terletak di desa Sidemen. Panorama indah dengan udara yang sangat sejuk terletak dibagian bawah lereng Gunung Agung dengan hamparan sawah terasering sangat indah. Bila anda mengunjungi Iseh jangan lupa melihat proses pembuatan kain Endek dan Songket yang menggunakan cara tradisional dan yang sangat terkenal di Bali. Iseh terletak di Desa Sidemen.


MORE..!!!
Objek wisata Iseh terletak di Desa Iseh, Kecamatan Sidemen dengan jarak 52 km dari Denpasar dan dapat dijangkau dengan kendaraan umum atau pribadi.

Fasilitas:Beberapa fasilitas penunjang pariwisata tersedia di tempat ini, seperti hotel-hotel kecil, toko-toko yang menawarkan kain endek dan aneka suvenir.

Deskripsi : Pemandangan alam yang nan indah Iseh telah terkenal sejak dulu, alam yang sangat mempesona pandangan dapat dilihat sini. Gunung Agung (Gunung tertinggi di Bali) berdiri dengan gagah di kejauhan dengan lembahnya yang curam, sungai yang mengalir dengan airnya yang jernih diantara hamparan sawah berundag yang menghijau dan luas, dimana para petani sedang bekerja disana sehingga menjadi pemandangan yang penarik perhatian untuk disaksikan. Panorama indah dari Iseh diperkenalkan ke dunia oleh dua orang asing yang mempunyai tinggal di dalam area ini atas satu sangat lama. Melalui lukisan mereka, mereka mendokumentasikan pandangan manis sekali dari Desa Iseh dengan khusus dengan keseharian hidup dari penduduk setempat. Dua pelukis tersebut adalah Walter Spies dari Jerman dan Theo Meier dari Swiss. Mereka menghabiskan hampir dari keseluruhan waktu mereka untuk bersosialisasi dengan penduduk setempat untuk mengetahui lebih dekat kebiasaan dan budaya mereka.

8. LOKASI WISATA: JEMELUK





Jemeluk terletak di Desa Purwakerti, Kecamatan Abang. Panorama yang sangat indah terletak antara laut dan perbukitan. Jemeluk juga sangat cocok untuk melakukan diving dan snorkling karena keindahan alam bawah laut yang sangat indah. Setelah mjengunjungi tempat ini Anda dapat melanjutkan perjalanan Anda ke Tulamben dan Ke Taman Ujung lewat a Bunutan - Seraya - Ujung - Amlapura.

MORE..!!!
Sejarah: Berdasarkan cerita rakyat setempat nama Jemeluk berasal dari kata "menyeluk" atau "seluk" yang berarti teluk. Daerah ini terkenal dengan kehidupan bawah airnya.

Lokasi: Jemeluk terletak di Desa Purwakerti, Kecamatan Abang-sekitar 100 km dari Denpasar atau 21 km dari Amlapura.

Fasilitas:Di sekitar daerah ini dapat ditemukan restoran, hotel, dan warung makan. Pengunjung yang ingin melihat panorama laut dari dekat dapat menikmatinya dari tempat pemberhentian.

Deskripsi:Jemeluk merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi dengan kehidupan bawah air yang mengagumkan. Air yang jernih membuat para pengunjung nyaman bila melakukan aktifitas bawah air untuk melihat ikan-ikan tropis dan kehidupan bawah air lainnya. Terumbu karang di Jemeluk menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dari seluruh dunia. Disamping panorama bawah air, kita juga bisa menikmati pemandangan alam sekitar yang indah dengan perbukitan dan lembah menawan dikombinasikan dengan laut yang luas. Proses pembuatan garam tradisional yang dibuat penduduk setempat tentulah menjadi sesuatu yang layak disaksikan.

9. LOKASI WISATA: TIRTAGANGGA





Tirtagangga terletak di Desa Abang, Kecamatan Abang hanya 6 km sebelah Utara Amlapura. Tirtagangga didirikan pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem terakhir yang digunakan sebagai tempat istirahat keluarga raja. Arsitekturnya merupakan panduan antara Eropa, Cina dan arsitektur tradisional Bali. Dikelilingi oleh panorama yang sangat indah membuat Tirtagangga merupakan tujuan yang sangat penting untuk dikunjungi.

MORE..!!!
Sejarah: Tirtagangga dibangun pada tahun 1948 oleh Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem. Taman air ini dikonstruksi dalam arsitektur yang sangat unik dengan gaya Bali dan Cina.

Lokasi: Tirtagangga terletak di Desa Ababi, Kecamatan Abang-sekitar 83 km dari Denpasar dan 6 km dari Amlapura ke utara.

Fasilitas:Fasilitas yang tersedia di daerah ini antara lain hotel-hotel kecil, restoran-restoran kecil, dan warung-warung serta areal parkir yang luas.

Deskripsi:Tirtagangga terletang pada daerah 1,2 hektar yang terdiri atas tiga kompleks. Kompleks pertama yakni pada bagian paling bawah dapat ditemukan dua kolam teratati dan air mancur. Kompleks kedua adalah bagian tengah dimana dapat ditemukan kolam renang; sementara, pada bagian ketiga, yakni kompleks ketiga, kita dapat menemukan tempat peristirahatan raja. Sebelum konstruksi Tirtagangga, terdapat sumber mata air besar di daerah ini; sehingga masyarakat setempat menyebut daerah ini "embukan" yang artinya mata air. Mata air itu kemudian difungsikan untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan air dan juga sebagai "pemurnian" dari para Dewa. Untuk tujuan ini, mata air ini dianggap suci dan sacral. Aspek religius dalam mengkonstruksi Tirtaganga untuk rumah istirahat raja dan juga untuk fungsi umum layak untuk disaksikan.

10. LOKASI WISATA: PURI AGUNG KARANGASEM





Amlapura merupakan Ibu Kota dari Kabuapten Karangasem, terletak 78 Km sebelah Timur Denpasar. Semenjak kerajaan Karangasem didirikan Amlapura merupakan pusat kerajaan. Objek wisata yang terletak di Amlapura adalah Puri Agung dengan perpaduan arsitek Bali, Cina dan Eropa. Puri ini didirikan oleh Anak Agung Gede Jelantik, raja pertama Karangasem. Di dalam istana kita akan menemukan koleksi foto dari keluarga para raja serta kostum yang dipakai raja saat itu.

MORE..!!!
Sejarah: Puri Agung Karangasem dibangun pada abad ke-19 oleh Anak Agung Gede Jelantik, raja pertama Kerajaan Karangasem. Tujuan wisata ini menarik untuk dikunjungi karena arsiteturnya yang unik, yang merupakan kombinasi antara arsitektur Bali, Cina, dan Eropa.

Lokasi: Puri Karangasem terletak di Amlapura, sekitar 78 km dari Denpasar.

Deskripsi:Seperti yang disebutkan di atas, arsitektur Puri Agung Karangasem adalah kombinasi antara tiga gaya. Arsitektur Bali dapat ditemukan pada pahatan patung-patung Hindu dan relief pada dinding puri. Pengaruh Eropa terlihat pada gaya gedung utama dengan beranda yang besar, sementara arsitektur Cina tampak pada gaya jendela, pintu, dan ornamen yang lain. Puri Agung Karangasem terdiri atas tiga bagian, yakni Bencingah, Jaba Tengah, dan maskerdam. Bencingah merupakan bagian depan dari Puri, dimana kesenian tradisional sering dipentaskan. Jaba Tengah yang menjadi kebun puri dengan kolam. Di tengah kolam terdapat sebuah bangunan yang disebut "Balai Gili" atau gedung mengambang, disini kita bisa menemukan dua pohon lychee tua. Bagian ketiga adalah Maskerdam, yang diberikan setelah nama kota Amsterdam, sebuah kotak di Belanda. Bangunan ini dibangun pada awal Raja Karangasem memulai hubungan dengan Pemerintah Belanda.

11. LOKASI WISATA: SIBETAN



Desa Sibetan sangat terkenal dengan buah salak, buah bersisik yang sangat nikmat. Desa Sibetan juga menyajikan panorama yang sangat indah dengan alam yang natural dan dengan pemandangan laut yang biru. Desa ini terletak di Kecamatan Bebandem sekitar 5 Km dari Putung.

MORE..!!!
Lokasi: Desa Sibetan, yang terkenal dengan salaknya, terletak di Kecamatan Bebandem-sekitar 83 km dari Denpasar atau 15 km dari Amlapura.

Fasilitas: Di daerah wisata ini terdapat banyak warung dan penginapan.

Deskripsi:Sebagai salah satu tujuan wisata di Karangasem, Desa Sibetan menawarkan panorama alam (agro wisata). Desa Sibetan terletak di ketinggian 400-600 m di atas permukaan laut, dengan temperatur rata-rata 20º-30 º C. Rata-rata curah hujannya adalah 1.567 mm-20.000 mm per tahun. Iklim yang dingin dan udara yang segar membuat salak cocok tumbuh di daerah ini. Disini para wisatawan dapat menemukan vegetasi salak dengan beragam rasa. Luasnya kebun salak di daerah ini juga menarik untuk disaksikan. Sekitar 81,12% daerah Sibetan, yaitu 1.125.000 hektar, diubah menjadi kebun salak. Dengan demikian, sekitar 14 ragam vegetasi salak dapat ditemukan di daerah ini. Wisatawan dapat menyaksikan proses panen salak termasuk pemasarannya. Selain sebagai pusat salak, Sibetan juga layak dikunjungi karena keunikannya dan budaya dan tarian tradisionalnya, seperti genjek dan angklung. Untuk menikmati keindahan alam daerah ini, para pengunjung dapat mengiuti aktifitas trekking yang akan dipandu oleh pemandu wisata lokal.



12. LOKASI WISATA: PUTUNG





Putung yang terletak di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat. Lokasinya merupakan perpaduan antara lembah dan pegunungan dengan landscape yang sangat indah. Putung memiliki iklim yang sangat indah untuk rileksasi. Di sini juga dapat Anda jumpai buah Salak.


MORE..!!!
Sejarah: Berdasarkan cerita yang diturunkan dari generasi ke generasi, nama Putung diambil dari nama suatu daearah yang terisolasi, yang dulu pernah dikunjungi oleh orang yang ingin meditasi untuk mendapatkan berkah. Kata "Putung" dianggap berasal dari kata "putus" yang berarti suatu perkawinan tanpa memiliki keturunan, dalam Bahasa Bali disebut "putung".

Lokasi:Putung terletak di Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, sekitar 64 km dari Denpasar dan sekitar 19 km dari Amlapura. Area ini dapat dijankau oleh kendaraan umum atau pribadi.

Fasilitas: Hotel-hotel kecil dengan restoran dilengkapi dengan areal parkir yangluas tersedia sebagai fasilitas pendukung.

Deskripsi:Nilai plus pada Putung sebagai objek wisata adalah panoramanya yang indah dan mengagumkan, yang merupakan kombinasi antara pegunungan dan laut dari kejauhan. Putung terletak pada daerah pengunungan yang dikelilingi oleh pepohonan lebat, terutama kebun "salak". Ini membuat daerah ini begitu dingin dan sejuk. Dari sini, kita bisa melihat pemandangan sekitar yakni persawahan. Dari ketinggian ini pula kita bisa melihat para nelayan menangkap ikan. Keindahan Putung menjadi terkenal melalui lukisan seorang pelukis Italia yang tinggal di daerah ini selama bertahun-tahun dan menikah dengan wanita dari Desa Manggis.

13. LOKASI WISATA: TENGANAN PEGRINGSINGAN





Tenganan adalah Desa Bali Asli yang dikenal sebagai Bali Age. Terletak sekitar 5 Km sebelah Utara Candidasa. Tenganan sangat terkenal dengan budaya dan adat istiadat tradisional Bali. Ritual keagamaan berdasarkan kalendar yang mereka susun sendiri dan berbeda dengan kebanyakan masyarakat Bali lainnya.

MORE..!!!
Desa Tenganan menyajikan panorama yang sangat indah dengan backdrop bukit yang sangat indah. Desa ini juga merupakan tempat satu-satunya dimana orang akan menjumpai kain yang disebut sebagai Ikat Gringsing yang proses pewarnaanya menggunkan warna tradisonal.
Sejarah:
Tenganan merupakan salah satu dari beberapa desa kuno di Bali, yang biasanya disebut "Bali Aga". Ada beberapa versi tentang sejarah tentang desa Tenganan. Ada yang mengatakan kata Tenganan berasal dari kata "tengah" atau "ngatengahang" yang berarti "bergerak ke daerah yang lebih dalam". Penurunan kata ini berhubungan dengan pergerakan orang-orang desa dari daerah pinggir pantai ke daerah pemukiman, dimana posisi desa ini adalah di tengah-tengah perbukitan, yakni Bukit Barat (Bukit Kauh) dan Bukit Timur (Bukit Kangin).

Versi lain mengatakan bahwa orang-orang Tenganan berasal dari Desa Peneges, Gianyar, tepatnya Bedahulu. Berdasarkan cerita rakyat, dulu Raja Bedahulu kehilangan salah satu kudanya. Orang-orang mencarinya ke Timur dan sang kuda ditemukan tewas oleh Ki Patih Tunjung Biru, tangan kanan sang raja. Atas loyalitasnya, sang raja memeberikan wewenang kepada Ki Patih Tunjung Biru untuk mengatur daerah itu selama aroma dari I carrion kuda tercium. Ki Patih seorang yang pintar, is memotong carrion menjadi potongan-potongan dan menyebarkannya sejauh yang dia bisa lakukan. Dengan demikian dia mendapatkan daerah yang cukup luas.

Kata Pegeringsingan diambil dari kata "geringsing". Geringsing adalah produk tenun tradisional yang hanya dapat ditemukan di Tenganan. Gerinsing dianggap sakral yakni menjauhkan kekuatan magis jahat atau black magic. Geringsing diturunkan dari kata "gering" yang berarti sakit dan "sing" yang berarti tidak.

Lokasi:
Tenganan Pegeringsingan terletak di Kecamatan Manggis, sekitar 65 km dari Denpasar (Bandar Udara Internasional Bali), dekat dengan Candidasa dan dapat dijangkau dengan mudah oleh kendaraan umum atau pribadi.

Fasilitas:
Wisatawan akan merasa nyaman mengunjungi daerah ini karena banyak fasilitas yang tersedia misalnya: warung, kamar mandi yang bagus, toko barang-barang seni, dan area parkir yang luas. Jika Anda ingin makan di restoran atau bermalam di daerah ini, Anda bisa datang ke Candidasa, sekitar 3 km dari desa ini.

14. LOKASI WISATA: YEH MALET





Yeh Malet terletak di Desa Antiga Kecamatan Manggis, 33 Km sebelah Barat Amlapura. Yeh Malet merupak tempat yang sangat menarik untuk dikunjungi dengan panorama Gunung Agung dan Pantai. Pantai ini sangat cocok untuk berenang, memancing dan Sunset View. Yeh Malet juga terkenal dengan proses pembutan garam secara tradisional.

MORE..!!!
Sejarah: Yeh Malet merupakan salah satu tujuan/objek wisata di Karangasem. Yeh Malet terletak di desa Antiga, Kecamatan Manggis, sekitar 33 km sebelah barat Amlapura.

Fasilitas:Objek wisata ini dilengkapi dengan beberapa tempat istirahat untuk para wisawatan yang melewati daerah ini. Warung-warung juga tersedia disini. Wisatawan yang ingin mengetahui tentang objek wisata dan fasilitasnya sekitar Kabupaten Karangasem atau sekadar informasi singkat tentang Yeh Malet silakan hubungi pusat informasi wisatawan setempat.

Deskripsi:Yeh Malet terletak pada jalan utama yang menghubungkan Amlapura dan Denpasar. Dengan demikian, tempat ini cocok bagi mereka yang ingin beristirahat. Di sini pengunjung dapat menikmati keindahan alam sekitar dan juga melihat proses pembuatan garam secara tradisional. Di area ini, pengunjung bisa juga berenang, memancing, atau lari pagI.


15. LOKASI WISATA: PADANG BAI





Padangbai merupakan dermaga bagi kapal laut dan merupakan tempat penyebrangan dari Bali ke Lombok. Terletak di Desa Padangbai Kecamatan Manggis. Padangbai juga sangat cocok untuk melakukan aktivitas berenang, diving dan snorkeling. Padangbai sangat terkenal dengan pantai pasir putih dengan ikan tropis yang sangat menarik.

MORE..!!!
Sejarah:
Padangbai terletak di daerah pemukiman padat/pinggiran dan diisolasi oleh celuk/teluk yang disebut Padang, yang telah digunakan sebagai pelabuhan selama bertahun-tahun. Nama Padangbai diambil dari teluk ini dan karena pengaruh bahasa Belanda, frase Padang Bay berubah menjadi Padangbai.

Lokasi:
Objek wisata ini terletak di Desa Padangbai, Kecamatan Manggis, sekitar 53 km dari Amlapura. Selain sebagai tempat tujuan wisata terkenal, Padangbai adalah pintu gerbang dari dan ke Bali.

Fasilitas:
Warung makan, restoran kecil, dan hotel-hotel kecil tersedia, disamping fasilitas-fasilitas lain yang diperlukan wisatawan.

Deskripsi:
Padangbai merupakan suatu pelabuhan dimana kapal-kapal besar dan kecil melepaskan jangkarnya. Area ini dikembangkan sebagai objek wisata dengan beberapa atraksi yang dimilikinya, seperti pasir putih, lingkungan alam sekitar yang indah, panorama bawah air yang menawan. Disamping itu, kehidupan sehari-hari para nelayan dan keramaian di pelabuhan menjadi nilai plus daerah ini.

Objek wisata ini juga dikenal karena pura-pura keramatnya, Pura Silayukti dan Pura Tanjung Sari. Silayukti dibangun oleh Empu Kuturan. Disamping dua pura ini, terdapat pula Pura Penataran Agung, yang bertempat disebelah Barat Padangbai.